Recent bookmarks
-
Summary
Kuadraplet Kampret yang mirip sekte satanis lagi ritual kumpul kebo dibanding persahabatan bagai kepompong
- Words:
- 19,565
- Works:
- 5
- Bookmarks:
- 7
Bookmarked by Papasuuh
29 Jun 2026
-
Tags
Summary
hanya sekilas tentang weekend paginya kakak beradik
“a-abang… ampun, memek gue-hhh ahh… ngentottt,”
dan iya, rena terus muncrat sampe dia capek sendiri.
sungguh pagi yang indah bukan.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 1,500
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 1
- Kudos:
- 350
- Bookmarks:
- 59
- Hits:
- 36,676
Bookmarked by Papasuuh
29 Jun 2026
-
Tags
Summary
Menjelang ulang tahunnya yang ke-17, Hemi harus menjalani tradisi keluarga yang telah diwariskan turun-temurun, yaitu mengabdi kepada kedua orang tuanya selama dua minggu sebagai tanda kedewasaan.
Dengan latar cerita coming-of-age, budaya Jawa, dan hubungan keluarga. Dua minggu sebelum menuju umur 17 ada semacam ritual keluarga untuk menandai peralihan Hemi dari remaja menjadi dewasa.
Hc: Hemi - 16 y.o (to 17)
Mk: Marko - 47 y.o (bapak)
Additional Character: Harmi - 45 y.o (ibu)SLOW BURN
-author magang- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 3,002
- Chapters:
- 2/2
- Comments:
- 6
- Kudos:
- 191
- Bookmarks:
- 35
- Hits:
- 9,444
Bookmarked by Papasuuh
29 Jun 2026
-
Tags
Summary
"Papa gak tau kalo kamu seberani ini." desis Mark berbicara dengan suara rendah nyaris seperti bisikan nakal yang membuat Haechan sedikit merinding.
"A-adek..." ujar Haechan gugup, sebelum akhirnya dengan keberanian yang dipaksakan, ia melingkari tangannya di leher Mark.
Mark menatapnya, kedua alisnya menaut pelan, seolah bertanya apa yang ingin Haechan katakan.
"Papa please... Adek pengen memek nya di masukin kontol Papa, kaya Mama biasanya..." pinta Haechan dengan berani, ia menggesekkan bagian bawahnya ke gundukan besar Mark.
Mark terkekeh, ia mengelus pinggang Haechan dengan sensual. Kemudian tangan satunya turun ke selangkangan anaknya itu, mengelus sesuatu yang tembam di balik celana dalam tipis Haechan.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 2,367
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 2
- Kudos:
- 150
- Bookmarks:
- 20
- Hits:
- 7,093
Bookmarked by Papasuuh
29 Jun 2026
-
Tags
Summary
Sontak Hanan terkejut, pasalnya ia tidak pernah memakai cd. Dan kala itu juga, labia tembam, bersih, tanpa bulu, dan benar-benar terlihat sangat pink. Labia tembam itu sudah basah, becek akibat permainan mereka itu.
"Dek Hanan. Ini serius?" Tanya Raden terkejut, Hanan pun refleks merapatkan kakinya, malu karna kelaminnya terus di tatap.
"M-mas, jangan gitu..." rengek manja Hanan, membuat Raden gemas. Pahanya kembali di buka lebar, Raden mengelus belahan labia becek itu dengan lembut membuat Hanan menggelinjang kegelian.
"Tembem banget dek, cantik juga memek kamu. Kalo Mas makan seenak pempek kamu gak?" tanya Raden, mendengar ucapan itu malah membuat Hanan squirt, dan mengenai baju Raden.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 2,500
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 14
- Kudos:
- 454
- Bookmarks:
- 49
- Hits:
- 20,480
Bookmarked by Papasuuh
28 Jun 2026
