Chapter Text

"Siapa yang sudah memberikan izin padamu untuk melangkah keluar dari apartemenku ini, hmm?"
"Hiks... E-Echan m-mau m-minta i-izin... Echan m-mau pergi k-ke s-sekolah.. b-bisa, kan, hyung..?"
"Tentu saja bisa..." jawab Mark akhirnya dengan nada suara yang mendadak berubah menjadi sangat tenang.
"Tapi kamu tentu sudah tahu betul, kan, hal apa yang harus kamu lakukan terlebih dahulu jika ingin mendapatkan sesuatu yang kamu inginkan dariku?"
"T-tapi n-nanti... hiks... Echan tidak bisa j-jalan, hyung... hiks..." ratapnya dengan nada takut.
Mark mencondongkan tubuhnya ke depan lalu berbisik tepat di depan daun telinga sang adik, "Aku sama sekali tidak peduli dengan hal itu."
"Sekarang, seluruh keputusan berada sepenuhnya pada pilihanmu sendiri, Haechan-ah."
Pilihan? Sejak kapan dirinya memiliki hak untuk memilih di dalam rumah ini?
"Hiks... M-Mark hyung... B-bisa... p-pelan saja...?" pintanya dengan suara parau.
Mark seketika menyunggingkan sebuah seringai miring yang sinis.
"Tentu saja, Sayang. Jika kamu bersikap manis dan penurut, aku pasti akan mempertimbangkan permintaanmu dengan sangat baik,"

prettymiu, anonimeow, sipiya, dwxxrs, luckyuboo, Jenoroz, norenminkissing, Kyurywan, kgvinyum, imtaraisyaraa, unknown_userr, Heartphilliax, darkeuside, Najmiyalrd, blueskymahae, Juwita12, kromosom, jjejeje, deloo, namjoomkim, ktarry, erothings, prcilliea, whoreg, hc66fs, pancakesmileyy, luviesahi, saza255, Vamza, nynyxo, Arunika145, yanaanay, and Pudurell4 as well as 75 guests left kudos on this work!