Actions

Work Header

That’s Okay (That's Just My Love)

Chapter 3: "Iya, gue pacaran sama Mas Kyungsoo."

Notes:

Akhirnya fic ini hampir selesai!!!! Selamat membaca kawan-kawan, fic akan berakhir di chapter 4 🐧🐻

Chapter Text

Dengan riang, Jongin melangkah kembali ke cubiclenya, diiringi dengan tatapan jahil Yixing dan Chanyeol.

"Cerah bener itu muka," ledek Yixing ketika Jongin sudah duduk di kursinya.

Chanyeol nyengir dengan sangat lebar hingga membuat Jongin yakin ia melihat gigi rekannya yang sebelumnya tidak pernah terlihat. "Kayaknya udah nggak ngambek sama kita, nih."

Jongin kembali cemberut. "Harusnya kalian kali, yang minta maaf ke gue."

"Emang boleh seminta maaf ini?" Yixing serta-merta memeluk Jongin dari samping, membuat lelaki yang lebih muda tertawa geli dan berusaha melepaskan tangan yang merengkuhnya.

"Bangsat lo Yixing," Chanyeol tertawa, sebelum menepuk pundak Jongin pelan. "Eh tapi Ni, gue serius nih. Tadi gue sama Yixing ngomongin kalo regardless lo beneran pacaran atau nggak, kita nggak bakal nanya-nanyain lo lagi deh. Gue takutnya awkward nanti—"

Belum selesai Chanyeol berbicara, Jongin tiba-tiba menyelanya.

"Iya, gue pacaran sama Mas Kyungsoo."

Mungkin karena timing, atau apapun itu keanehan yang terjadi pada semesta di hari yang aneh ini, semua orang di ruangan tengah kantor terdiam setelah Jongin melontarkan rahasia terbesar yang telah ia sembunyikan selama beberapa bulan ini. Jongin merosot di kursinya, Chanyeol dan Yixing saling berpandangan, dan beberapa orang nampak kagum oleh Jongin; mungkin karena salah satu pegawai junior bisa menaklukkan seorang bos besar yang cukup disegani.

Tiba-tiba terdengar suara tepuk tangan dari salah satu sudut ruangan. Seulgi bertepuk tangan dan berseru, "Yaaayy!" dengan riang.

Jongin hanya ingin segera pulang.


Oke, ternyata nggak jadi langsung pulang, karena Jongin baru ingat Kyungsoo telah mengajaknya untuk makan di salah satu restoran Jepang di Blok M. Jaraknya tidak jauh dari kantor, sehingga mereka jalan kaki saja meskipun Kyungsoo membawa mobil.

"Kok nggak naik mobil kamu aja?" Jongin agak merengut. Bukannya gimana, tapi ia ingin segera tiba di restoran agar terkena AC, bukannya malah makin butek karena keringat dan terkena asap bakaran sate dan polusi dari knalpot kendaraan.

Kyungsoo balas menggandeng tangan kiri Jongin dan tersenyum kepadanya. "Biar bisa lama-lamaan jalan sama kamu."

Jongin nggak jadi bete. Dasar mure lo Jongin Kim, keluhnya dalam hati.

Mereka berdua akhirnya masuk ke Kira-Kira Ginza mengingat porsi makanannya yang besar, dan Kyungsoo tadi sempat menyebut kalau ia lapar banget karena rangkaian meeting hari ini. Ia memang menyukai restoran Jepang klasik yang jadul di Jakarta, dan Jongin pun senang-senang saja menemani sang pacar menjalani misi mencoba berbagai restoran sejenis. Namun, ia jadi teringat belum ke Kashiwa lagi bersama Chanyeol dan Yixing untuk makan sampai kenyang bego di sana.

Ketika berjalan ke kursi tatami, mereka merasa ada beberapa pasang mata yang mengamati keduanya. Benar saja, ada tim Donghae yang sedang makan malam dan menatap Jongin dan Kyungsoo yang sedang bergandengan.

Sebelum jadi lebih canggung, Donghae menyapa mereka dari kejauhan. Oi, lovebirds! Berdua aja kalian?"

Jongin mengangkat tangan yang sedang tidak digandeng Kyungsoo, namun sang pacar mengangkat tangannya yang sedang digenggam untuk ditunjukkan ke Donghae.

"Iya nih. Kita ke dalem ya, Mas!"

Kyungsoo tersenyum melihat reaksi terkejut Donghae dan timnya, serta Jongin hanya bisa tertawa kaget. Kini mereka menyusuri lorong menuju ruang tatami.

"Udah terlanjur digosipin juga. Mending PDA sekalian," jawab Kyungsoo enteng, meskipun belum ditanya Jongin.

Singkat kata, mereka duduk bersebelahan dan memesan berbagai menu pembuka dan hidangan utama. Malam ini, Kyungsoo ingin makan curry rice set, sementara Jongin lebih ingin chicken teriyaki ditambah gyoza goreng untuk berdua. Setelah pramusaji meninggalkan ruangan mereka, Kyungsoo dengan cekatan merengkuh wajah Jongin dan menciumnya.

Please jangan pake lidah, batin Jongin, namun ternyata Kyungsoo malah menggigit bibir bawahnya dan membuatnya terkesiap.

"MAS!"

"Sorry,"  kata Kyungsoo, yang jelas-jelas nggak menyesal telah menggigit bibir Jongin. "I've been thinking of kissing you all day."

Kyungsoo pun lanjut menjilat bibir bawahnya sendiri, dan Jongin... Jongin hanyalah laki-laki biasa yang lemah oleh kekasihnya yang mahir dalam berciuman itu.

"Udahhh jangan cium lagi... nanti kita bisa bikin bokep JAV di sini," ujar Jongin, yang membuat Kyungsoo tergelak.

Kyungsoo mengelus paha Jongin, membuatnya merinding. "Kamu tau film-film kayak gitu ternyata? Hmm?"

Jongin menepis tangan Kyungsoo yang semakin naik ke bagian dalam pahanya. "Ihhh apa sih Kyungsoo... Kan jadi mau... "

Kyungsoo lagi-lagi tertawa karena kata-kata Jongin yang apa adanya, yang diucapkan dengan ekspresi seolah tidak sadar kalau ia adalah lelaki paling menggemaskan sedunia. Well, setidaknya menurut Kyungsoo, sih.

"Tuh, udah ya, hutang ciumannya kebayar," kata Jongin.

"Belom, nanti lanjut di mobil."

Jongin menarik napasnya dengan dramatis. "Demen banget kamu sama bibir aku?"

Kyungsoo menyentuh bibir Jongin dengan jari jempolnya, dan Jongin rasanya ingin meleleh saat itu juga. "Menurut kamu sendiri gimana?"

Jongin menggigit jempol Kyungsoo dengan playful, membuat pacarnya menjerit kecil.

"Dasar bandel ya kamu."

Jongin berkata dengan kedipan centil. "Ohhh… Hukum aku, Pak Bos... "

Tak disangka, bercandaan Jongin barusan membuat wajah Kyungsoo bersemu merah banget. Jongin pun panik.

"Oemji... kamu punya feti– "

"Nggakkk," Kyungsoo menyelanya, namun ia tidak bisa menyembunyikan senyum malunya.

Jongin senang ia semakin nyaman dengan Kyungsoo, bahkan bisa menggodanya sejauh ini. Untung saja aksi nekatnya mencium Kyungsoo ketika lembur hingga pukul 11 malam dua setengah bulan lalu berakhir indah.

Notes:

Halo, terima kasih sudah membaca anak ahensi!EXO AU ini! Awalnya gue bikin AU ini karena merasa kok dikit banget ya fic EXO dalam bahasa Indonesia di AO3... Niatnya cuma pengen bikin one-shot Kaisoo tapi kok malah keterusan pengen eksplor pasangan lainnya, kayaknya seru deh 😋 Selain itu, gue juga pengen baca EXO lokal AU dengan tema yang lebih dewasa, jadi ya kenapa nggak bikin sendiri?

Series this work belongs to: