Actions

Work Header

Malapetaka

Work Text:

Lama kupandang dirimu.

Siapa kau sebenarnya?

Wajah tirus, rambut acak-acakan.

Sungguh bukan figur idaman.

.

Mereka bilang kita ini pasangan.

Aku lebih suka menyebut kita sebagai malapetaka.

Tak ada kerusuhan tanpa kita.

Tak ada kita tanpa pertengkaran.

.

Lagi-lagi itu.

Kau bercerita lagi soal itu.

Soal janji antikmu.

Yang belum engkau temukan pemiliknya.

.

Aku tidak tahu.

Aku tidak ingat.

Aku bahkan baru mengenalmu.

Bagaimana aku bisa ingat?

.

Lantas kubuka buku harianku.

Halaman demi halaman coretan anak kecil.

Seorang gadis kecil yang jatuh cinta.

Pada sosok anak lelaki idaman.

.

Itu bukan dirimu, 'kan?

.

Kunci.

Gembok.

Dua hal yang saling melengkapi.

Dua hal yang mengikat sebuah janji.

.

Aku memiliki kunci.

Kau memiliki gembok.

Apa kita terhubung dengan sebuah janji?

Atau kita hanya bagian dari rencana terselubung?

.

Waktu terus berjalan.

Perlahan ada yang berubah.

Wajah tirusmu tidak lagi membosankan.

Rambut acak-acakanmu tampak indah.

.

Sial, apa yang kau lakukan padaku?

.

Aku membencimu.

Hei, kau dengar?

Aku selalu membencimu.

Aku membenci semua hal dalam dirimu.

.

Aku tidak pernah mau menyukaimu.

Aku tidak pernah mau menyayangimu.

Aku tidak ingin jatuh cinta padamu.

Sayangnya, aku terlanjur melakukannya.

.

(Curahan hati seorang Kirisaki Chitoge)

.

.

.

.

.

FIN