Actions

Work Header

Mask

Chapter Text

Levi memasukkan sayur-sayuran, daging segar, sekotak teh hijau, susu putih dalam lemari pendingin, baru pulang dari mini market.

Lengan baju dilipat hingga siku, rambut diikat ponytail.

Ia berdiri dekat konter dapur, membalik halaman demi halaman buku, membaca resep baru.

Eren memang tidak pernah protes meskipun ia memasak masakan yang sama setiap hari, tapi ia tahu jika suaminya yang workaholic itu bosan dengan apa yang ia buat, karena Eren tidak pernah menghabiskan makanannya.

Ia berharap Eren berterus terang.

Melirik kearah jam dinding, lalu memakai apron, mencuci tangan dengan sabun dua kali.

 

 

Makan malam siap dua jam kemudian.

Plum merah dikecup, seperti yang dilakukan oleh Eren biasanya ketika pulang.

Jemari bergerak tanpa komando, melonggarkan dasi hitam yang melilit leher Eren, sambil berkata, "Makan malam sudah siap,"

Mengusap pucuk rambut Levi, "Maaf sayang, aku makan diluar bersama Klien, aku akan mandi,"

Sebelum Levi mampu berkata apapun, punggung Eren sudah menghadapnya, sosoknya menghilang dibalik pintu.

 

Tanpa memperdulikan jika ia belum mengisi perutnya yang kosong, mengabaikan rasa lapar, ia membuang semua makanan di tong sampah.