Actions

Work Header

mirror, mirror, on the wall (who's the damnest of them all?)

Work Text:


cermin, cermin di dinding,

 

tunjukkan padaku

siapakah yang paling buruk rupa

di antara mereka semua?

.

.

.

Ia hanyalah seorang bocah kecil yang bodoh saat nenek tua itu berubah wujud dan melemparkan kutukan padanya—di suatu malam berbadai saat pesta baru saja dimulai, lantai dansa masih lengang dan wanita-wanita belum mengangkangkan kaki-kaki mereka untuknya. Karena ternyata hati yang busuk tak pantas mendapat rupa yang begitu indah; karena ternyata ia lebih pantas untuk bersembunyi di balik dinding-dinding hitam berlumut hingga akhir waktu tiba, sesosok binatang buas mengerikan ini; karena ternyata seluruh istana harus ikut menanggung dosa-dosa tak termaafkannya. Cinta sejati hanyalah suatu bentuk hinaan lain padanya, penyihir itu boleh tertawa dan ia tak akan lagi mencoba untuk menyanggah—

—karena sungguh,

siapa yang bisa mencintai monster buruk rupa ini?

.

maka cermin di dinding,

tunjukkan padaku

siapakah dirinya

yang paling buruk rupa

di antara mereka semua?

Satu lagi kelopak mawar di dalam tabung kaca mati dan terjatuh. Sang Pangeran membanting cermin berpelitur emas miliknya hingga pecah berderai dengan denting yang menyakiti telinganya—satu refleksi yang begitu dibencinya berlipat menjadi seribu, dan semuanya meneriakkan kemurkaan yang sama dari binatang terkutuk yang sama, semuanya menyanyikan hukuman yang serupa untuknya;

wahai pangeranku,

engkaulah orangnya

makhluk dengan rupa paling binasa

yang pernah hadir di dunia.

end